Dulu, kalau kita mau tawarin sesuatu, cara paling efektif adalah dengan meminta buat mencoba.

Pertama kali rumah Ibu saya punya mesin cuci adalah karena diminta untuk mencoba. Sales mesin cuci ini keliling untuk menawarkan mesin cuci (udah jelas, mosok nawarin bakso...). Yang unik, dia menawarkan ke orang tua saya untuk mencova mengalami punya mesin cuci, dengan meninggalkan mesin cucinya di rumah saya selama sebulan. Bebas pakai. Gratis.

Zaman itu, lazimnya orang cuci baju ya pakai tangan. Hampir tidak ada orang yang punya mesin cuci, termasuk orang kaya. Orang kaya punyanya pembantu segabrek buat beresin semua kerjaan rumah. Laundry? Boro-boro ada. Mesin cuci aja belum umum. Jadi, sales ini berupaya untuk mengubah kebiasaan orang yang sudah terpola selama bertahun-tahun.

Satu bulan, itu waktu yang cukup untuk jadi ratu. Bisa cuci baju tiap hari, tanpa capek, udah 90% kering, tinggal jemur. Mesinnya bukaan depan, otomatis. Sebelum tidur tinggal setting, pagi udah selesai dan siap jemur.

Enak dong? Jelas. Setelah 1 bulan, si sales datang dengan rayuan maut: cicilan 12 bulan, bunga 0%, mesin diganti baru. Jelas mau. Ibu saya udah kepincut mengalami hidup enak karena mesin cuci. Akhirnya mesin cuci Ariston front loading jadi bagian hidup kami sekeluarga.

* * *

Sudah beberapa hari ini saya naik KRL dan transit di Stasiun Tanah Abang. Waktu saya lewat tangga menuju peron 5 dan 6, ada yang membangkitkan indera saya. Saya mencium aroma pewangi ruangan yang seger banget. Aroma ini saya cium waktu kecil. Ada yang minum Es Nutrisari Jeruk nih. Seketika saya kepengen es Nutrisari Jeruk.

Ternyata... itu wangi dari parfum ruangan wangi es nutrisari jeruk. Di sekitar eskalator penuh banner dan visual es Nutrisari jeruk. Potongan jeruk dengan bulir-bulir embun karena dinginnya es, ditambah wangi es nutrisari jeruknya... bener-bener menggoda. Kalau aja di situ ada counternya, pasti banyak yang beli.

* * *

Saya jualan teh dan kopi susu. Banyak orang ragu pertama kali lihat. Saya tawarkan mereka untuk coba gratis. Kasinya juga gak pelit kok. Satu gelas nyaris penuh ukuran 8 oz. Hasilnya... banyak yang suka dan lanjut beli.

Menjual itu bisa jadi perkara gampang asalkan calon pembeli kita tahu bagusnya barang kita. Biasanya, mereka ragu beli karena memang ragu dengan produknya. Tapi setelah mencoba dan tahu bagusnya, hampir pasti kepincut. Apalagi kalau ketemu kliknya.

"Es Kopi Susunya satu dong..."
Asek...